1001 KELUHKESAH MAHASISWA MENGENAI KULIAH ONLINE
1001 KELUHKESAH MAHASISWA MENGENAI KULIAH ONLINE
Mewabahnya virus covid-19 di tanah air
ternyata membawa dampak yang cukup siginifikan. Dampak tersebut juga kian terasa
pada sektor pendidikan. Adanya himbauan untuk melakukan seluruh kegiatan belajar
mengajar di rumah ternyata membuat sebagian besar sekolah maupun Perguruan
Tinggi menutup dan mengosongkan kelas dan menggantinya dengan pertemuan secara
online.
Sehubungan dengan hal itu respon yang beragam pun mulai bermunculan, ada yang memanfaatkan waktu untuk pulang ke kampung, atau bahkan mengikuti himbauan dari pemerintah melakukan social distancing dengan tetap tinggal di rumah, kos, pondok ataupun kontrakan masing-masing.
Sehubungan dengan hal itu respon yang beragam pun mulai bermunculan, ada yang memanfaatkan waktu untuk pulang ke kampung, atau bahkan mengikuti himbauan dari pemerintah melakukan social distancing dengan tetap tinggal di rumah, kos, pondok ataupun kontrakan masing-masing.
Beberapa kegiatan yang harusnya
dilakukan dalam pembelajaran pun harus tertunda, dan digantikan dengan kegiatan
melalui media virtual saja. Sayangnya, ada beberapa kegiatan yang tidak bisa
digantikan secara virtual, seperti halnya kegiatan Kuliah Kerja Nyata, Praktik
Kerja Lapangan, sampai kegiatan wisuda. Namun, masih ada beberapa kegiatan yang
dilakukan secara online dalam menghadapi perkuliahan di masa seperti sekarang.
Dilansir dari liputan.com,
berikut ini beberapa daftar perguruan tinggi yang menerapkan kuliah secara
daring, diantaranya:
1. Universitas Indonesia (UI)
2. Universitas Gajah Mada (UGM)
3. Institut Teknologi Bandung (ITB)
4. Universitas Gunadharma
5. Universitas Multimedia Nusantara (UMN)
6. Sekolah
Tinggi Akuntansi Negara (STAN)
7. Kalbis Institut
8. Binus University
9. Universitas Atmajaya
10. London School Public Relations (LSPR)
11. Universitas Yarsi
12. Universitas Pelita Harapan (UPH)
13. Telkom University
14. Universitas Tarumanegara (UNTAR)
15. Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI)
Kondisi yang saat ini semakin mengkhawatirkan
membuat sejumlah Perguruan Tinggi menerapkan kuliah online guna Mahasiswa mendapatkan
ilmu yang layak selain itu, proses belajar mengajar pun tidak terhambat
sehingga proses kematangan dari Mahasiswa tidak terganggu. Lantas apa yang
membuat Mahasiswa mengeluhkan kuliah online ini? Berikut ini beberapa keluh
kesah yang dirasakan oleh sebagian Mahasiswa yang telah penulis rangkum dari
sumber web berita swasta yaitu,
1. Jumlah Tugas Meningkat
Sejak diberlakukan kuliah daring
dosen mulai memberikan tugas perkuliahan lebih banyak dibandingkan kuliah yang
dilakukan secara tatap muka. Padahal sistem daring ini tidak menjamin
pengerjaan tugas akan lebih cepat.
2. Perkuliahan Secara Daring Butuh Persiapan yang Lebih Matang
Sejauh ini pelaksanaan kuliah daring dirasakan cukup
efektif namun ketika diawal perkuliahan banyak kendala yang muncul seperti
bingung dalam memilih aplikasi apa yang sesuai digunakan untuk menunjang
pembelajaran. Hal ini membuat sebagian mahasiswa lebih memilih kuliah tatap
muka karena bisa bertemu dengan banyak orang.
3. Perlu Adaptasi
Sejak kuliah daring ini diberlakukan sebagian Mahasiswa
harus bisa menyesuaikan dengan baik. Sering kali karena kuliah daring ini
bersifat santai membuat Mahasiswa jadi lebih sering absen.
4. Mengeluarkan
Biaya Berlebih
Untuk menunjang proses pembelajaran Mahasiswa dengan terpaksa
mengeluarkan biaya yang banyak dari biasanya misalnya membeli kouta internet,
ataupun biaya lainnya.
5. Terkendala
Koneksi Internet
Hal ini lah yang sering dirasakan oleh sebagian besar Mahasiswa. Seringkali
disaat mereka mulai fokus terhadap penjelasan dosen namun koneksi internet yang
tidak stabil membuat proses belajar mereka jadi terhambat bahkan tertinggal.
6. Kuliah
Daring ini Tidak Sesuai dengan Mahasiswa yang Praktikum
Hal ini berlaku bagi Mahasiswa yang menempuh jurusan yang berbasis
praktikum misalnya teknik. Mereka tidak masalah apabila proses perkulihaan
dilakukan secara daring namun karena jurusannya mengharuskan
banyak praktikum, hal tersebut jelas sulit dilakukan secara daring.
7. Menuntut UKT dikembalikan
Sebagian besar
Mahasiswa di seluruh perguruan tinggi menuntut pembayaran kuliah mereka dikembalikan
oleh pihak kampus dengan alasan untuk menggantikan biaya yang sudah mereka
keluarkan yang juga biaya lain yang dikorban untuk proses pembelajaran kuliah
daring ini.
Masih banyak keluhkesah yang
dirasakan oleh sebagian Mahasiswa diluaran sana yang belum terangkum oleh
penulis, Bagamaina dengan anda? Apa anda juga merasakan hal sama ?atau anda
merasa tidak ada masalah dalam kuliah online ini? Ayo tulis di komentar agar
penulis tahu apa yang anda rasakan ketika melakukan kuliah online ini.
Bagaimana pun tanggapannya semoga
wabah virus corona ini segera berakhir sehingga proses pembelajaran dapat
kembali normal dan pelajar begitupun Mahasiswa diseluruh dunia khusunya
Indonesia bisa kembali memenuhi ruang kelas mereka.
Referensi :
https://www.liputan6.com/news/read/4201718/15-perguruan-tinggi-gelar-kuliah-jarak-jauh-ini-daftarnya
Penulis :
Intan Inggis Lineuwih
Dosen :
Marsofiyati, S.Pd.,M.P


Komentar
Posting Komentar